infobindo.blogspot.com

Untuk sharing materi pembelajaran
Diberdayakan oleh Blogger.

Kamis, 27 Oktober 2016

BIBLIOGRAFI


Kutipan - Catatan Kaki - Daftar Pustaka

Berikut ini beberapa referensi untuk membuat Kutipan, Catatan Kaki, dan Daftar Pustaka termasuk membuat bibliografi dengan Ms Word

KLIK di sini
dan 

Senin, 24 Oktober 2016

Buku Panduan Guru Membaca Menulis Permulaan


Membaca sebagai keterampilan dasar harus dikuasai setiap siswa untuk membekali pengetahuan pada jenjang selanjutnya. Semua buku teks berbagai mata pelajaran disajikan dalam bahasa Indonesia. Untuk itu kemampuan membaca memegang peranan penting. Tanpa kemampuan membaca para siswa tidak dapat mempelajari berbagai mata pelajaran tersebut.
Demikian pula dengan kemampuan menulis. Kemampuan menulis biasanya terintegrasi dengan proses belajar mengajar. Setiap mata pelajaran pasti memiliki tugas sebagai latihan dan pengayaan. Hal tersebut sering dilakukan secara terintegrasi dengan keterampilan menulis. Oleh karena itu, secara fungsional kemampuan menulis berkaitan erat dengan berbagai bidang studi. 
Membaca dan menulis merupakan keterampilan berbahasa yang sangat kompleks. Membaca memerlukan kemampuan visual ditenggarai oleh kemampuan mata menangkap kata dalam teks, sedangkan kemampuan kognitif meliputi kemampuan memahami teks. Dalam hal ini siswa sering mengalami kesulitan. Untuk itu guru memerlukan kemampuan mengajarkan membaca kepada siswa dengan berbagai metode dan teknik yang bervariasi.
Berikut ini adalah BUKU PANDUAN UNTUK GURU DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA DAN MENULIS PERMULAAN (SD kelas 1-3)

Unduh buku ini KLIK DI SINI

Minggu, 09 Oktober 2016

Pendekatan dan Metode Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD


Pendekatan pembelajaran bahasa Indonesia merupakan seperangkat asumsi yang aksiomatik tentang hakikat bahasa Indonesia, pengajaran dan belajar bahasa Indonesia yang dipergunakan sebagai landasan dalam merancang, melaksanakan dan menilai proses belajar-mengajar bahasa Indonesia. Asumsi tentang bahasa bermacam-macam, antara lain asumsi yang menganggap bahasa sebagai kebiasaan; bahasa sebagai sistem komunikasi dan ada pula yang menganggap bahasa sebagai seperangkat peraturan/kaidah. Untuk itu, berbagai macam pendekatan dalam pembelajaran bahasa Indonesia perlu diketahui sehingga guru mampu mengajar dengan baik.
Di pihak lain, metode adalah rencana penyajian bahan secara menyeluruh dengan urutan yang sistematis berdasarkan pendekatan atau approach tertentu. Jika approach masih bersifat filosofis atau aksiomatis, maka metode adalah implementasi atau cara melaksanakan pembelajaran tersebut, dalam
hal ini proses belajar-mengajar bahasa. Metode meliputi, pemilihan bahan, penentuan urutan bahan, pengembangan bahan, rancangan evaluasi dan remedial. 

Referensi yang bisa digunakan untuk mempelajari pendekatan dan metode pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar antara lain sebagai berikut.

Senin, 19 September 2016

Perbandingan SD (KI) dengan KD Kurikulum 2006-2013 Bahasa Indonesia Kelas Rendah


Tujuan akhir dari pengajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2006 adalah siswa terampil berbahasa. keterampilan menyimak, berbicara, membaca,dan menulis. Empat keterampilan berbahasa tersebut: mendengar dan membaca termasuk keterampilan reseptif/pasif, sedangkan keterampilan berbicara dan menulis termasuk keterampilan berbahasa aktif/produktif. Pembelajaran bahasa Indonesia di kelas rendah penekanan pada Membaca dan Menulis Permulaan (MMP). Hal ini mengingat keterampilan berbahasa menyimak dan berbicara diperoleh seseorang utk pertama kalinya di lingkungan rumah. 
Kurikulum 2013 tidak secara spesifik merinci empat keterampilan berbahasa tersebut. Pembelajaran bahasa Indonesia Kurikulum 2013 menekankan pada teks (literasi) dan pendekatan saintifik (scientific learning)
Berikut ini perbandingan SK (KI) dengan KD Bahasa Indonesia Kelas Rendah Kurikulum 2006 dengan Kurikulum 2013

download silakan KLIK di sini

Jumat, 09 September 2016

SILABUS B.Indonesia SD Kurikulum 2013 versi 2016


Kurikulum 2013 mata pelajaran Bahasa Indonesia secara umum bertujuan agar peserta didik mampu
mendengarkan, membaca, memirsa, berbicara, dan menulis. Kompetensi dasar dikembangkan berdasarkan tiga hal yg saling berhubungan dan saling mendukung mengembangkan pengetahuan peserta didik, memahami, dan memiliki kompetensi mendengarkan, membaca, memirsa, berbicara, dan menulis. Ketiga hal tersebut adalah bahasa (pengetahuan tentang Bahasa Indonesia); sastra (memahami, mengapresiasi, menanggapi, menganalisis, dan menciptakan karya sastra; literasi (memperluas kompetensi berbahasa Indonesia dalam berbagai tujuan khususnya yang berkaitan dengan membaca dan menulis).

Berikut ini adalah Silabus Bahasa Indonesia SD Kurikulum 2013 versi tahun 2016.


Senin, 05 September 2016

Ragam Bahasa


01. Pengantar


Hasil gambar untuk ragam bahasa indonesiaBahasa Indonesia ialah bahasa yang terpenting di kawasan republik kita. Pentingnya peranan bahasa itu antara lain bersumber pada ikrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: "Kami poetera dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa lndonesia" dan undang-undang dasar kita yang di dalamnya tercantum pasal khusus yang menyatakan bahwa "bahasa negara ialah bahasa Indonesia". Namun, masih ada beberapa alasan lain mengapa bahasa Indonesia menduduki tempat yang terkemuka di antara beratus-ratus bahasa nusantara yang masing-masing amat penting bagi penuturnya sebagai bahasa ibu.

Penting tidaknya suatu bahasa dapat juga didasari oleh ketiga patokan berikut: (1) jumlah penuturnya, (2) luas penyebarannya, dan (3) peranannya sebagai sarana ilmu, susastra, dan ungkapan budaya lain yang dianggap bernilai .